PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PERAWATAN LUKA PASCA SIRKUMSISI

Penulis

  • Arlis Arlis Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara
  • Maita Sarah Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.46244/jim.v1i1.3645

Kata Kunci:

edukasi, pengetahuan, perawatan luka

Abstrak

Sirkumsisi atau sunat adalah prosedur medis yang umum dilakukan pada anak laki-laki dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko infeksi saluran kemih, penyakit menular seksual, serta menjaga kebersihan organ reproduksi. Prosedur ini umumnya dilakukan pada anak usia dini hingga remaja, baik atas alasan medis, budaya, maupun keagamaan. Namun, pasca prosedur ini, perawatan luka yang tepat sangat diperlukan agar penyembuhan berlangsung optimal dan tidak terjadi komplikasi seperti infeksi, perdarahan, atau perlengketan luka. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design tanpa kelompok kontrol, di mana responden diberikan tes sebelum dan setelah edukasi untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan mereka. Jumlah sampel sebanyak 15 responden (N = 15) berdasarkan metode accidental sampling. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang perawatan luka pasca sirkumsisi. Hasil penelitian Pengetahuan responden pada pre test berada pada kategori cukup yaitu sebesar 13 orang responden atau 86% dan sisanya berada pada kategori baik sebesar 2 orang responden atau 13%. Pengetahuan responden pada post test berada pada kategori cukup yaitu sebesar 2 orang responden atau 13% dan sisanya berada pada kategori baik sebesar 13 orang responden atau 86%. Hasil nilai p value nya adalah 0.000 dan berada di bawah nilai normal 0.05 artinya terdapat pengaruh antara edukasi dengan pengetahuan orang tua tentang perawatan luka pasca sirkumsisi. Saran dengan adanya penelitian ini disarankan kepada seluruh orang tua untuk dapat meningkatkan pemahamannya terkait dengan perawatan luka pasca sirkumisi untuk menghindari kejadian infeksi selama masa pemulihan.

👁 ##plugins.generic.articleStatisticsDisplay.abstractViews##: 332📥 PDF ##plugins.generic.articleStatisticsDisplay.downloads##: 225

Referensi

Abdillah, Achlish, Laili Nur Azizah, and Keperawatan Fak Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang. 2022. “Penguatan Edukasi Nutrisi Dalam Mempercepat Penyembuhan Luka Paska Khitan Pada Anak Khitan Di Desa Sukoreno Kec. Kalisat Jember Strengthening of Nutrition Education in Acceleration of Post-Circular Wound Healing in Circumcision Children in Sukoreno Villag.” Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jember 1(2):93–98.

Amalia, S. (2021). Pengaruh peningkatan pengetahuan penyakit hipertensi terhadap perilaku kesehatan. Jurnal kreativitas pengabdian kepada masyarakat (pkm).

Atmaja, I. & Rinda, M. (2017). Pengaruh pemberian edukasi gaya hidup terhadap pengetahuan kesehatan.

Blank, S., Brady, M., Buerk, E., Carlo, W., Diekema, D., Freedman, A., & Wegner, S. 2012 Circumcision policy statement. Pediatrics, 130(3), 585-586.

Bostwick, DG & Liang C. 2019. Urologic Surgical Pathology. Fourth Edition. Philadelphia: Elsevier Saunders Fisher D.J. Pediatric Urinary Tract.

Dihartawan, Dihartawan, Dadang Herdiansyah, Nazarwin Saputra, Suherman Suherman, Nur Romdhona, and Abul A‟la Al Maududi. 2021. “Bakti Sosial Khitanan Massal.” AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat 1(2):55.

Firmansyah, A., Henri Setiawan, Suhanda Suhanda, A. Fitriani, and E. Roslianti. 2018. “Pendidikan Kesehatan Kepada Keluarga, Perawatan Luka Pasca Khitan Metode Konvensional Yang Optimal. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat 1(2):53–56.

Isnaeni, Fauzi Achmad, Tatag Mulyanto, and Abdul Khamid. 2023. “Edukasi Perawatan Luka Post Circumsisi.” Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat 87(1,2):149–200.

Jong, De dan Sjamsuhidajat. 2011. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi ke-3. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran.

M. Ngalim Purwanto, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, PT Remaja Rosdakarya, 2009 Bandung, 80.

Nika Cahyati, dkk. “Peran Orang Tua Dalam Menerapkan Pembelajaran Di Rumah Saat Pandemi Covid 19”. Jurnal Golden Age, Universitas Hamzanwadi, Vol. 04 No. 1, (Juni, 2020),156, E-ISSN: 2549-7367.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Novrinda, dkk, “Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Ditinjau Dari Latar Belakang Pendidikan”, Jurnal Potensia PG-Paud FKIP UNIB, Vol. 2, No. 1 (2017), 42.

Pamungkas, ED. 2012. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan gejala infeksi Saluran Kemih pada Anak Usia Sekolah di SDN Pondok Cina 1 Depok. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Pratiwi, Yulia, and Febriana Anggiani. 2020. “Hubungan Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Pada Penggunaan Antibiotik Di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus.” Cendekia Journal of Pharmacy 4(2):149–55.

Redho, Ahmad, Rahmaniza Jannaim, and Hidayat Makruf. 2022. “Efektifitas Madu Trigona Sp Terhadap Proses Penyembuhan Luka Post Sirkumsisi Tahap Profilerasi.” Jurnal Penelitian Perawat Profesional 5(1):417–24.

Rusdidjas R.R. 2002 Infeksi Saluran Kemih. Dalam: Alatas H, Tambunan T. Buku Ajar Nefrologi Anak. Ed.2. Jakarta: Balai Penerbitan FKUI : 142-163.

Saswita Yeni. 2017. Hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan sikap terhadap perawatan luka paska sirkumsisi pada anak laki-laki di desa Gunung Hasahatan dan desa Ujunggurap. Universitas Sumatera Utara.

Selomo, Prita Aulia, and Dewi Darmayanti. 2022. “Kegiatan Sirkumsisi.” Jurnal Pengabdian Masyarakat 1(2).

Singh-Grewal D, Maedessi J, and Craig J. 2005 Circumsision for the prevention of urinary tract infection in boys: A systematic review of randomized trials and observational studies.Archives of desease in Childhood 205;90(8)853-8

Sofyan, Diana Khairani, Muhammad Zakaria, Amri, Fatimah, Trisna, and Taufiq. 2023. “Khitanan Massal Bagi Anak-Anak Kurang Mampu Di Mesjid Babul Huda Lhokseumawe.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara 4(2):914–19.

World Health Organization. 2007 New data on male circumcision and HIV prevention:policy and programme implications.

Yuliani, R, Sastriani, N. & Mahmudah, M. (2022). Pengaruh edukasi Kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan orang tua.

Yuliastuti dkk. 2023. Edukasi sebagai upaya pencegahan infeksi pasca sirkumsisi massal. Community development journal. Vol 4 Nomor 6. Hal 11883-11886. Surabaya.

Unduhan

Diterbitkan

2022-01-27

Cara Mengutip

Arlis, A., & Sarah, M. . (2022). PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PERAWATAN LUKA PASCA SIRKUMSISI. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.46244/jim.v1i1.3645

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.